My This Week Photo: The Justice

Salah satu sistem pendidikan yang ada di lembaga dayah (pesantren) modern adalah mahkamah. Mahkamah berarti ‘pengadilan’ atas kesalahan yang dilakukan santri. Kesalahan yang biasa dilakukan biasanya terkait dengan penggunaan bahasa yang tidak diperbolehkan -seperti bahasa nasional, bahasa daerah, dan ucapan yang tidak pantas- (di pesantren hanya diizinkan berbicara memakai dua bahasa, Arab dan Inggris), pelanggaran di bidang akhlak, pelanggaran di bidang kebersihan, pelanggaran di bidang keamanan, dan lain sebagainya.

Dan yang menjalankan roda mahkamah adalah kami, para senior organisasi. Kami lah yang tiap malam bertugas ‘menghakimi’ para santri di bawah kami yang bermasalah. Pelanggaran ringan hanya kami berikan hukuman sekedarnya seperti push-up, lari keliling lapangan, mencari pelanggar lain dan menghafal kosakata baru dalam bahasa¬†Arab dan Inggris. Adapun yang berat langsung diambil alih oleh para ustad.

Di novel ‘Negeri 5 Menara’, semua proses mahkamah di jelaskan secara rinci oleh Bang Ahmad Fuadi. Karena dayah tempat saya belajar, kurang lebih, mengadopsi sistem pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s